PALU, WARTASULAWESI.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Tengah menunjukkan keseriusan membesarkan partai dengan memberangkatkan lebih dari 400 kader untuk mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama PSI di Makassar.
Langkah ini sekaligus menegaskan target PSI Sulawesi Tengah untuk lolos verifikasi partai politik dan menembus DPR RI atau Senayan.
Rakernas PSI di Makassar dipandang sebagai momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus menyusun langkah politik ke depan menjelang tahapan pemilu.
Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah, Agus Lamakarata menegaskan bahwa kehadiran ratusan kader dari Sulawesi Tengah dalam Rakernas bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen nyata membangun kekuatan PSI di daerah.
DPW PSI Sulawesi Tengah mengirimkan sekitar 450 peserta yang berasal dari 13 kabupaten dan kota serta unsur pengurus tingkat provinsi.
Rombongan besar ini diberangkatkan menggunakan kurang lebih 75 unit kendaraan, mencerminkan soliditas dan semangat kebersamaan kader PSI Sulawesi Tengah dalam mendukung agenda nasional partai.
“Kami dari DPW PSI Sulawesi Tengah pertama-tama ingin menyukseskan Rakernas pertama PSI di Makassar. Setelah itu, kami akan berupaya sekuat tenaga untuk bergerak cepat agar PSI menjadi partai besar di Sulawesi Tengah,” kata Agus Lamakarate.
Ia menjelaskan, target jangka pendek PSI Sulawesi Tengah adalah lolos dalam tahapan verifikasi partai politik. Setelah itu, target yang lebih besar adalah mampu menembus parlemen nasional.
“Target kami jelas. Pertama harus lolos verifikasi, yang kedua bisa lolos ke Senayan. Insya Allah,” ujarnya.
Menurutnya, posisi Sulawesi Tengah yang berada di wilayah tengah Indonesia memiliki nilai strategis bagi perolehan suara PSI secara nasional. DPW PSI Sulawesi Tengah ingin membuktikan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) bahwa daerah ini memiliki potensi besar.
“Kami ingin membuktikan bahwa Sulawesi Tengah bisa mendapatkan kepercayaan dari DPP. Target kami bukan hanya lolos di Senayan, tetapi juga di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pengurus daerah dan pusat. Dukungan dari DPP dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan PSI Sulawesi Tengah dalam mencapai target politiknya.
“Kami tentu berharap dukungan dan support dari DPP, dari pusat, dan terutama doa restu agar upaya dan rencana kami ini bisa terwujud,” ujar Agus.
Usai Rakernas, DPW PSI Sulawesi Tengah telah menyiapkan langkah lanjutan berupa penguatan struktur partai hingga tingkat paling bawah.
Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) saat ini telah terbentuk.
“Pulang dari Rakernas, kami akan langsung melakukan pelantikan seluruh DPC yang sudah diisi. Kami akan berkeliling Sulawesi Tengah untuk melantik DPC-DPC yang ada,” kata Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah.
Setelah itu, PSI Sulawesi Tengah akan melanjutkan pembentukan kepengurusan di tingkat ranting atau Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) untuk memperkuat basis partai di desa dan kelurahan.
Dalam menarik simpati masyarakat, PSI menegaskan diri sebagai partai yang terbuka dan inklusif.
“PSI adalah partai yang super terbuka. Kami membuka diri dengan siapa pun. Kami terbuka untuk semua segmen masyarakat yang ingin bergabung dengan PSI,” ujarnya.
Dengan konsolidasi yang kuat, struktur organisasi hingga tingkat bawah, serta pendekatan terbuka kepada masyarakat, DPW PSI Sulawesi Tengah optimistis mampu bersaing dan meraih kepercayaan publik.
Rakernas Makassar pun diharapkan menjadi titik awal percepatan gerak PSI menuju pemilu mendatang. ***






