Reses di Pengawu, Wakil Ketua DPRD Palu Janji Siapkan Anggaran Modal Usaha untuk Warga

oleh -
oleh
IMG 20251021 WA0127
Wakil Ketua DPRD Kota Palu, Muhlis U. Aca, S.Sos kembali turun menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses yang digelar di Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Selasa (21/10/2025). FOTO : WARTASULAWESI.COM

PALU, WARTASULAWESI.COM – Wakil Ketua DPRD Kota Palu, Muhlis U. Aca, S.Sos kembali turun menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses yang digelar di Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Selasa (21/10/2025).

Reses ini dihadiri Kepala Bidang Kebencanaan Dinas Sosial Kota Palu Aswar, Lurah Pengawu Boby Rosan Hedar, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta para anggota padat karya.

Dalam dialog interaktif, sejumlah warga menyampaikan aspirasi yang didominasi kebutuhan sarana peningkatan ekonomi.

Salah seorang warga, Mukhlis, meminta bantuan alat pertanian handtractor untuk mengoptimalkan penggarapan lahan.

“Kalau bisa pak saya minta bantuan handtractor untuk pertanian,” pintanya.

Sementara ibu Ani, anggota padat karya lainnya, mengusulkan bantuan peralatan penggilingan daging untuk produksi abon ikan dan bawang goreng guna mendukung usaha rumahan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Bidang Kebencanaan Dinas Sosial Kota Palu, Aswar, menjelaskan bahwa seluruh bentuk bantuan akan diakomodir melalui program pemerintah, namun masyarakat diminta bersabar karena anggarannya baru akan dialokasikan pada tahun 2027.

“Jika ingin bantuan, harus sabar. Ada program KUBE minimal tiga orang dalam satu kelompok. Semua penerima harus masuk dalam data DTKS atau data nasional. Bantuan modal usaha perorangan minimal Rp2 juta per orang,” jelas Aswat.

Ia menambahkan, tersedia juga bantuan dalam bentuk barang atau peralatan dengan nilai mencapai Rp10 juta, namun harus dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran oleh penerima.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Palu, Muhlis U. Aca menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses tersebut.

“Saya akan siapkan anggaran untuk modal usaha masyarakat. Silakan masukkan permohonan bantuan ke Dinas Sosial,” tandas politisi Partai Golkar ini.

Muhlis menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar formalitas, tetapi wujud tanggung jawab wakil rakyat untuk memastikan kebutuhan masyarakat mendapatkan solusi nyata dari pemerintah. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.